Definisi Cantik


Seperti apakah wajah yang paling sempurna? Wajah para seleb dunia boleh jadi merupakan contoh yang paling gampang. Ini karena wajahnya ssuai dengan cetak biru internasional soal wajah yang paling sempurna. Shania Twain, Liz Hurley, dan Jessica Alba adalah para seleb dunia yang disebut juga memiliki wajah paling sempurna simetris.
“Cantik tidak sekadar polesan pada wajah yang berlapis-lapis, tapi lebih dari itu, bahwa kecantikan sejati adalah kecantikan yang terpancar dari dalam diri (inner beauty). Dengan inner beauty yang baik, seorang perempuan akan terlihat semakin cantik. Menjadi inspirator tidak berarti Dian tak mempunyai tokoh inspiratif yang memengaruhi hidupnya.
Baginya, inspirator merupakan seseorang yang menginspirasi orang lain ke arah yang lebih baik. Menurut dia, hal-hal yang terlanjur dianggap kecil itu, merupakan warisan dari mentalitas kolonial, yang sejak memperkenalkan bahwa orang berkulit putih dan berhidung mancung itu adalah pihak yang superior, berkuasa.

Gorky, seorang sastrawan Rusia mengatakan: “anak yang cantik disenangi semua orang, tetapi orang yang menyayangi anak yang jelek barulah benar-benar menyayangi anak”. Semua orang punya sifat hati yang suka akan keindahan, terhadap anak yang cantik, biar tidak saling mengenal juga akan timbul rasa suka, tak bisa menahan diri ingin memujinya, ingin menimangnya. Tapi terhadap anak yang jelek, yang kita tidak kenal, akan merasa acuh tak acuh serta menjauhi.

Walau orang mengatakan tidak bisa menilai seseorang dari penampilan luar, namun wajah yang cantik memang benar dapat mempengaruhi perasaan, sikap dan perilaku kita terhadap seseorang. Ini adalah kenyataan yang kerap terjadi di kalangan orang dewasa, walau ternyata tidak baik. Pada umumnya orang yang berwajah cantik lebih mendapat kesan baik dan diterima, melakukan perkerjaan lebih mudah. Bahkan dalam perdebatan, orang yang cantik lebih mudah meraih kemenangan, tingkat menyakinkan orang juga lebih tinggi. Di tengah pergaulan masyarakat, orang yang memiliki daya tarik relatif lebih bebas dan percaya diri; dalam pekerjaan, yang berparas lebih unggul, prestasi kerjanya akan lebih mendapat pengakuan, dalam hal pelayanan, peningkatan jenjang dan aspek lainnya, mereka akan mendapat prioritas khusus.
Orang yang berwajah cantik dan memiliki daya tarik lebih disenangi orang dibandingkan dengan orang yang tidak cantik dan tidak memiliki daya tarik. Orang yang cantik sering kali dimabukkan dan terlena oleh kecantikannya sendiri, pada masa muda kehidupannya akan sangat nyaman, sering mendapat pujian dan perlakuan istimewa dari orang lain, sangat mudah mendapatkan sesuatu yang diinginkan, membuat mereka tidak punya suatu dorongan untuk mengembangkan kemampuannya.

Di zaman Tiongkok kuno ada pepatah mengatakan: “orang cantik pendek umur” dan “orang cantik sumber bencana”, dengan memiliki wajah yang cantik tidak berarti pasti senang dan bahagia, mungkin saja ia akan menjadi rintangan atau masalah pelik dalam kehidupan seseorang. Wajah yang cantik membuat orang terpesona. Kecantikan yang bersifat permukaan bagaikan sekuntum bunga yang tidak bisa bertahan lama. Apalagi bagi orang yang kotor bathinnya, kecantikan di permukaan bahkan lebih mudah sirna. Oleh karena itu, wajah cantik juga harus disertai kebijakan, pengetahuan, keahlian, kemampuan dan kualitas, untuk membuat bunga cantik mekar dengan lebih indah, dan bertahan lebih lama.
Karena pengetahuan dan moral yang luhur akan menambah daya tarik internal, kemudian terwujud di permukaan, membuat individu memiliki kharisma yang tak tertaklukkan oleh orang lain.


persis seperti artis dan model iklan kosmetika di televisi. Sehingga berjuta-juta perempuan dengan wajah pas-pasan iri dan tergoda mencoba kosmetika tersebut. Secara tak langsung iklan tersebut berkampanye; seperti inilah perempuan idaman laki-laki.
Kebanyakan orang menilai cantiknya perempuan hanya dari fisik semata Dan beruntunglah mereka yang dianugerahi rupa seindah mutiara Tapi, bagaimana dengan mereka yang punya jasmani pas-pasan? Betapapun mereka sudah menggunakan kosmetik mahal, sulit menandingi
perempuan yang sejak lahir sudah di anugrahi rupa cantik Ada cara yang mudah dan murah untuk membuat perempuan cantik, meskipun secara fisik mereka kurang menarik ataupun pas2an Yang pertama kali harus dilakukan adalah mendefinisikan kembali makna cantik tersebut. Kecantikan sejati dan Abadi juga bisa diraih dengan memaknakan kecantikan sebagai berikut:

Kecantikan perempuan ada dalam iman taqwanya yang menyejukkan mata kaum laki-laki.
Seorang perempuan yang menghias jasmaninya dengan iman da taqwa akan memancarkan cahaya surga. Dengan kepatuhannya menjalankan ibadah, ia akan memesona. Yang kuasa akan memberikannya kecantikan abadi, magnet alami. Kecantikan perempuan ada pada kehangatan sikapnya yang mampu menggetarkan sensifitas dan kecintaan pria.
Secara umum laki-laki memang responsif terhadap perempuan yang bagus fisiknya. Tapi ketertarikan itu tak kekal, bisa membuat laki-laki bosan. Kehangatan kasih sayang dan cinta kasih yang tuluslah yang akan membuat sang pria nyaman berada di sisinya. Kecantikan Perempuan ada pada kelembutan sikapnya.
Kecantikan perempuan berada dalam pandangannya yang teduh dan suaranya yang hangat. Perkatannya bukan pisau yang menikam. Perkataannya adalah bara yang menyalakan semangat di dada. Tak ada kata sia-sia yang terucap dari bibirnya.
Kecantikan perempuan berada dalam senyumannya yang menambah kecantikannya dan membuat senang hati orang yang melihatnya
Meskipun berwajah cantik dan rupawan jika malas tersenyum, hanya aura negatif yang akan ditangkap oleh orang-orang di sekitarnya Kecantikan perempuan berada pada intelektualitasnya.


Banyak ilmu-ilmu yang bisa dipungut dari sekitar, yang membuat si perempuan mejadi cerdas. Tak ada sekolah untuk menjadi istri yang baik. Tak ada universitas yang melahirkan ibu yang baik. Ruang dan waktulah yang akan menempa perempuan menjadi istri dan ibu
yang baik. Ia selalu berusaha menjadi orang yang bermanfaat bagi sekitarnya. Dibalik kesuksesannya, pasti ada perempuan tangguh yang menemaninya. Kecantikan perempuan berada pada kemampuan dan keinginannya untuk memberi. Selalu memberi, tanpa mengharap imbalan yang berarti. Ia senang ketika orang lain senang.

Mungkin masih banyak kecantikan yang Lainnya. Tapi dengan kecantikan-kecantik an ini, perempuan manapun bisa tampil memikat. Satu hal yang paling penting, kecantikan-kecantikan ini sifatnya abadi Akan dikenang meskipun si perempuan telah tiada. Tidak seperti kecantikan lahiriah yang sementara.

Advertisements

Kartini Itu Sexy


Kalimat diatas adalah sempat terlintas tadi siang , ketika sedang ngobrol bebas ama teman-teman sekantor.  Uhm, ramai perdebatan (saat-saat ini) ketika kartini senantiasa disandingkan dengan arti emansipasi ataupun kesetaraan, yang mana 2 hal diatas seringkali dikonotasikan dengan kebebasan/feminism ataupun kesetaraan kental dengan liberalism pemikiran.

Namun, menjadi sangat ‘sexy’ ketika, sosok Ibu Kita Kartini dinilai sexy sebagaimana kalimat diatas. Kenapa, aku memahami bahwa substansi cita-cita kartini, adalah adanya ekspektasi sederhana bahwa perempuan-perempuan Indonesia menjadi perempuan sebagaimana yang beliau lihat dan saksikan perkembangan wanita pada era masa itu.

Sosok perempuan Indonesia yang, cerdas cendekia, tangguh secara sikap & prinsip serta mempunyai jiwa-jiwa pejuang (atas nama apapun yang diyakininya serta atas apa yang ia cintai 🙂

Seorang perempuan yang tidak cengeng ketika menghadapi perubahan dan warna-warni kehidupan, namun seorang perempuan yang senantiasa ‘melek kahanan’ memahami dan mampu membaca dengan kebijaksanaan khas bawaan perempuan, yang keibuan-welas asih-kinasih dan tentu saja penuh dengan rasa cinta dan mengayomi.

Sosok perempuan yang mempunyai kesejajaran denan laki-laki dalam hal, keilmuan-pengetahuan serta akses atas perkembangan informasi dan pengetahuan. Sehingga yang kemudian terjadi adalah manusia-manusia perempuan (sebagaimana layaknya laki-laki) ikut mewarnai dunia dengan segala warna-warnanya,sehingga dunia senantiasa teduh dan comfortable untuk setiap orang yang berada disana.

 

Dan ketika kemudian aku memahami,bahwasannya perempuan Indonesia yang di cita-citakan oleh seorang Kartini adalah sosok perempuan yang mempunyai nilai-nilai cendekia-egaliter-emansipatoris-dan transendental. Sehingga harapan adannya konsistensi keberpihakan generasi perempuan Indonesia atas peran secara kedirian, keluarga dan kebangsaan, menjadi tidak melambung diatas langit. Namun dengan pemikiran tersebut akan terlihat bahwa, perempuan-perempuan Indonesia akan semakin membumi/mengakar sesuai dengan hak azasi setiap manusia namun tidak melupakan perannya sebagai Ibu dari sebuah peradaban.

Nah, disinilah saya mengatakan bahwa pemikiran Kartini itu sexy. Dan pemikiran-pemikiran anti kemapanan serta visioner ini juga muncul dari sosok pejuang perempuan Atjeh, Laksamana Keumalahayati tepatnya pada akhir abad ke-XV. Selamat Hari Perempuan Indonesia, bersama  dengan tulisan ini saya berdoa semoga perempuan-perempuan Indonesia semakin menjadi sosok yang tak gentar menghadapi kehidupan, senantisa cerdas mambaca warna-warna zaman, semakin bijaksana (karena Indonesia, sungguh kehilangan hal ini), semakin santun bersikap dan melangkah (dengan hal ini Indonesia, semakin lebih beradab diantara carut marut norma & etika), semakin Indonesia banget dengan nilai-nilai kearifannya & jangan cengeng menghadapi dunia. Let’s get rockin 🙂

Mudahnya Perempuan Tertipu


Sewaktu ngaskus, akhirnya mendapatkan artikel menarik (artikel yang mencerahkan : bagi siapa saja yang merindukan kebijaksanaan sesuai denganhati nurani & akal sehat)


Tolong dibaca sampai selesai, agar tidak salah paham

Berdasarkan dari betapa mudahnya wanita diperdaya oleh lelaki/cowok. Bahkan dengan sangat angkuhnya wanita sering berpendapat bahwa dirinya tidak akan mudah termakan rayuan gombal lelaki. Itu benar, karena dimasa sekarang ini tidak ada lelaki yang bibirnya bisa mengucapkan rayuan gombal seperti film-film Indonesia toempoe doeloe. Tetapi dengan pendidikan dan teknologi yang berkembang, metode kami berubah.

Kami bisa memanfaatkan semua SDM dan SDA yang ada di sekitar kami untuk menunjang tegaknya diagnosa “SERIUS” dihadapan target (wanita). Apakah property “nebeng”? Oh tidak! Bahkan hanya dengan kesederhanaan, malah jadi pamungkas yang cukup jitu untuk meluluhkan hati wanita incaran kami. Karena dengan kesederhanaan dan property seadanya, akan mendatangkan kesan ketulusan dan bersahaja. Yang kemudian menimbulkan cinta sepenuh hati, berakibat kepasrahan. Ini fokusnya, kepasrahan yang artinya diriku sepenuhnya kuserahkan padamu, termasuk my virgin (klo masih).

Wahai wanita, tidak semua diantara kami kaum lelaki mengincar hartamu, yang merupakan incaran kami sebenarnya adalah SEX, sejauh mana dirimu memberikan rasa penasaran kepada kami, selama itu pula kami sanggup bersandiwara dengan sekuat tenaga kami. Mengapa kami sebut sandiwara? Karena kami menyimpulkan bahwa yang telah beristeri saja masih banyak yang selingkuh (meski tidak semuanya).

Pernikahan yang kejelasan statusnya dilindungi oleh hukum agama dan UU Negara, masih sering kami injak-injak.

Apalagi status pacaran? Yang sama sekali tidak dikuatkan oleh peraturan manapun. Artinya seorang cowok bisa saja berpacaran dengan seribu cewek dalam waktu bersamaan atau sebaliknya. Maka jadilah pemuda-pemudi bangsa ini sebagai pakar zina, dari yang kecil sampai yang besar.

Tapi masalah jadi bangsa apa bukan urusan kami, selagi kami masih bisa menikmati kenikmatan dunia lewat tubuh wanita secara free, maka paradigma “Pacaran sebagai proses penjajakan” akan selalu kami sebarkan dengan cara apapun.

Sex dengan pacar sendiri sangat berbeda rasanya dengan sex dengan pelacur manapun dengan harga pakai berapapun. Sebab wanita yang selalu jadi target kami tentunya bersih, sehat, bebas penyakit menular seks (PMS), terawat dan terdidik.

Soal kaya atau miskin si target itu bisa disesuaikan. Maksudnya apabila kami telah sukses memperdaya hati target, maka keadaan keuangan akan sangat mudah dikendalikan berdasarkan scenario “rasa pengertian” yang kami ciptakan di hati target. Pulsa yang kami keluarkan untuk menjalin kedekatan tidak sebanding dengan kenikmatan yang menanti kami.

Target berjilbab? Bisa sukses bisa juga tidak.

Usaha kami dalam berburu “kenikmatan” terhadap target berjilbab memerlukan beberapa trik tambahan. Tetap bersikap sederhana, apa adanya, bersahaja, pengakuan terhadap kekurangan diri, bersikap humoris dan sedikit bumbu religi yang didapat dari ceramah ustadz-ustadz di televisi bisa jadi referensi tambahan.

Usaha kami sukses terhadap target yang berjilbab yang juga masih berpakaian ketat, sehingga jilbab kadang-kadang hanya menutupi rambutnya dan tidak menutupi ukuran “hardware” indahnya. Kulit target yang halus mulus karena sering tertutup dari polusi udara dan matahari memberikan sensasi yang tidak sama dengan target tidak berjilbab pada umumnya.

Luar biasa!!!

Usaha kami gagal apabila target berjilbab tapi juga berpakaian yang lebar, sehingga tidak tampak keindahannya lewat mata secara fisik, tapi kami sangat yakin dibalik pakaian yang lebar itu tersimpan lebih banyak keindahan. Kami kurang pasti penyebab kegagalan usaha kami terhadap target tersebut, bisa jadi keteguhan target dalam memegang keyakinan bahwa keindahan yang mereka miliki merupakan “harta berharga” yang hanya akan disuguhkan kepada suami mereka nantinya.

Kenyataan yang menggembirakan adalah target “kokoh” semacam ini berjumlah sangat sedikit jika dibandingkan dengan total target “empuk” yang banyak tersedia di sekitar kami.Pada umumnya target menginginkan “keseriusan”. Ketidaktahuan mereka terhadap makna kata serius ini yang sering kami manfaatkan sebagai peluluh hati mereka. Trik yang kami gunakan bermacam-macam, mulai dari kirim sms yang bertuliskan “Aku serius lho sama kamu”, telepon diatas jam 23.00 (tarif murah) untuk bicara panjang lebar dengan topik yang dipilih secara random. Ini trik yang paling sederhana dan cukup jitu untuk target yang masih lugu atau pura-pura lugu soal keseriusan hubungan. Maksudnya walau target sudah mengerti tentang trik yang kami jalankan dalam meraih target, tapi seiring waktu dan semangat kami yang tidak berputus asa dalam menjalankan skenario, cepat lambat target yang dulunya pura-pura lugu akan luluh akhirnya melihat semangat tulus palsu kami.

Jika tujuan utama kami yaitu tubuh indah target belum didapatkan, maka bukti keseriusan palsu kami dapat dikuatkan dengan memboyong mereka ke orang tua kami atau sebaliknya, kami bersedia diboyong ke orang tua target. Sampai disini saja keberanian kami untuk bermain dengan kata serius, untungnya karena 99% target telah takluk pada level trik ini.

Kenyataan yang juga menggembirakan kami adalah apabila ternyata orang tua kami atau oramg tua target juga memiliki paradigma “Pacaran adalah proses penjajakan” atau “Pacaran adalah proses yang harus dilalui oleh remaja normal”.

Luar biasa!!!

Target yang telah beranggapan bahwa “inilah jodohku”, dengan paradigma ini kami telah mendapatkan kepercayaan penuh dari segala pihak untuk memperlakukan target semau kami. Termasuk menikmati kenyamanan sensasi seks penuh gratisan yang kami tunggu-tunggu selama perjuangan. Tidak perlu buru-buru, karena kami sangat dan sangat memperhatikan situasi, kondisi dan domisili.

Soal dikemudian hari kami bosan dengan target yang sudah habis manisnya karena kami hisap atau muncul target baru yang lebih segar, maka skenario pelepasan diri dapat dijalankan dengan berbagai alasan. Sangat mudah melakukannya mengingat semua manusia memiliki kekurangan, kekurangan inilah yang harus diangkat ke permukaan dan menjadi pokok bahasan yang berlanjut dengan putusnya hubungan. Alasan ketidakcocokan bisa menjadi penangkal pertanyaan orang tua masing-masing pihak.

Putus. Juga merupakan jalan baru bagi kami untuk memulai skenario pengejaran target baru. Tampang berduka, bahkan tampang tegar paska putus pun bisa menjadi pesona di hadapan target baru ini. Tentunya kami tidak meninggalkan trik-trik peluluhan hati yang kami terapkan terhadap target-terget sebelumnya seperti sederhana, tampil apa adanya, bersahaja, sedikit ditambah bumbu humoris karena target pada umumnya ingin dekat dengan orang yang selalu bisa membuatnya tersenyum dalam setiap keadaan. Target selalu ingin merasakan aman, nyaman, disayang, diperhatikan (beberapa). Maka sedaya upaya kami akan ciptakan suasana tersebut hanya didekat kami. Persepsi bahwa di dekat kami maka target merasa aman, nyaman, tenang, tersenyum, dan damai merupakan paradigma yang harus kami ciptakan di dalam kepala target.

Untuk kesekian kalinya kami selalu sukses dalam pencapaian tujuan kami, menjadikan kami sangat berpengalaman dan cerdas dalam program ini, dengan atau tanpa hambatan sama sekali. Sungguh indah dunia ini, dipenuhi dengan target-target berpendidikan tapi bodoh yang menunggu giliran untuk kami habisi.

“Ahh, saya kan gak pernah serius klo pacaran, ngapain takut!”
Jika terget berfikiran seperti kata-kata di atas, maka pemikiran seperti ini juga merupakan peluang besar bagi kami untuk memulai skenario peluluhan hati. Yang kami utamakan lebih dahulu adalah mengadakan ikatan super tidak jelas bernama Pacaran, soal cinta atau tidak, itu cuma masalah waktu. Trik-trik yang kami lancarkan akan mengubah keadaan hati target seiring waktu yang dilalui bersama-sama dan komitmen semu tentang pacaran yang kami atau orang lain ciptakan.

“Ahh, tidak semua cowok seperti itu, cowokku ga gitu and ga mungkin begitu!”.
Kata-kata sejenis ini merupakan tolak ukur keberhasilan skenario BHSP (Bina Hubungan Saling Percaya) yang nantinya menjadi peluang besar untuk mendapatkan tubuh target di kemudian hari. Karena salah satu yang kami ingin bentuk adalah pendapat target bahwa kami adalah cowok yang berbeda dengan cowok pada umumnya.

Jika Anda wanita berpenampilan menarik atau tidak, bertubuh indah baik tertutup atau tidak, mencari keseriusan hubungan, mencari cinta dari sesama manusia tanpa pemahaman yang jelas…
Maka Anda target kami berikutnya!!!

Wahai wanita, ketahuilah bahwa seorang laki-laki yang benar-benar serius terhadapmu akan datang kepada orang tuamu dengan berkata “Pak, saya ingin menikahi putri Bapak, sekarang saya punya penghasilan Rp…../bulan, dst”, sedangkan laki-laki yang benar-benar serius ingin menghabisimu akan datang langsung kepadamu dengan berkata “Maukah kamu jadi pacarku?”.
Puncak kehinaan wanita ketika ia menerima tembakan seorang lelaki untuk jadi kekasihnya.
Puncak kemuliaan wanita ketika orang tua/walinya mempertimbangkan lamaran seorang lelaki untuk jadi isterinya.

Hancurkan harga diri dengan pacaran, muliakan diri dengan …

Tidak ada solusi termuat dalam tulisan ini, meskipun solusinya tertulis tetapi tidak akan menghentikan kegiatan kami, kami hanya bisa berhenti jika semua target mengaplikasikan solusi yang sebenarnya sudah mereka tahu.

Pacaran sebagai proses penjajakan, penjajakan = peng”injak-injakan” atau pen”jaja”an.

Jika Anda belum pacaran, Nantikan kehadiran kami di sisi Anda!

Jika Anda telah putusan, Nantikan juga kehadiran kami di sisi Anda!

Jika Anda masih pacaran, maka tunggu tanggal “main” kami bersama Anda!

 
 
 

Diskusi – Join Now!

Main Source

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5583362

Head Source

SUMBER

Kirana Disamping Keraton Putih


Mendengarkan lagu ini, teringat ketika bertemu dengan seorang perempuan yang tak ku kenal dengan pakaian penari bedaya ketawang dengan sampur dipundaknya, disamping keraton Solo.Ketika itu menjelang pukul 3 sore, sekembalinya aku dari nyari buku di alun-alun utara (lor) gladag, sambil jalan kaki menyusuri lorong-lorong keraton solo yang bersebelahan dengan kampung tamtaman. Terlihat anggun sekali perempuan itu, pastilah saat itu kuduga dia adalah seorang penari, selain nampak dari dandanan yang dia kenakan, terlihat sinar parasnya yang nampak anggun dan teduh.

Ah, sore yang indah (batinku menyahut spontan), ada yang aneh dengan rasa saat itu; ketika perempuan itu berbalas pandang dengan diriku. Aku hanya bisa tersenyum & lantas menganguk pelan; iapun membalas dengan hal yang serupa, duh…moment ini seperti potongan sebuah film.

Momentum saling pandang itu, bagiku cukup lama, setelah senyum itu membalas, aku (entahlah) semakin mempercepat langkahku. Entahlah, setelah senyuman itu yang aku rasakan adalah perasaan mistis-hangat-hormat, sehingga komposisi dari ketiga rasa itu membuatku semakin mempercepat langkah. namun sambil melangkah beberapa meter, aku (masih sempat-sempatnya) untuk melihat perempuan itu lagi; dan..dia masih disana, masih juga menatapku dengan sebuah ekspresi (seakan-akan pernah mengenalku sebelumnya) yang masih belum aku ketemukan sampai saat ini, apa , maknanya.

Kucoba memahami tempatku berlabuh
Terdampar dikeruhnya satu sisi dunia
Hadir dimuka bumi tak tersaji indah
Kuingin rasakan cinta

Lusuh lalu tercipta mendekap diriku
Hanya usung sahaja kudamba Kirana
Ratapan mulai usang nur yang kumohon
Kuingin rasakan cinta
Manis seperti mereka….

Ayah Bunda tercinta satu yang tersisa
Mengapa kau tiupkan nafasku kedunia
Hidup tak kusesali mungkin kutangisi
Kuingin rasakan cinta

Peluhkupun mengering menanti jawabmu
Takkan pernah usai cintaku padamu
Hanya kata yang lugas yang kini tercipta
Kuingin rasakan cinta

Smakin jauh kumelangkah
Smakin perih jejak langkahku
Harikupun semakin sombong
Meski hidup terus berjalan…terus berjalan

Kirana jamah aku jamahlah rinduku
Hanya wangi terurai yang dapat kucumbu

Ayah Bunda tercinta satu yang tersisa
Mengapa kau tiupkan nafasku kedunia
Hidup tak kusesali mungkin kutangisi
Kuingin rasakan cinta

Manis seperti mereka
Tulus seperti adanya
Suci seperti dirimu
Ingin rasakan cintamu

Kirana jamah aku jamahlah rinduku
Takkan pernah usai cintaku padamu
Hanya kata yang lugas yang kini tersisa
Kuingin rasakan cinta…

Ah,…perempuan itu disamping keraton putih solo, uhmm…momentum yang sexy. Sebulan setelah moment canggih itu, aku menyempatkan diri untuk berjalan kaki lagi dalam waktu yang sama dengan yang terjadi pada moment itu terjadi. Yup, setelah selesai aktifitas berteriak-teriak dengan megaphone dibundaran gladak itulah moment penggulangan yang aku rasa tepat. Dan perempuan itu dengan sampur hijau dan pakaian penari bedhaya, tengah kulihat menari di pelataran sebuah rumah tua bergaya joglo,dia sedang menarikan tarian bedhaya ketawang yang magis dan anggun.

Sungguh agung dan magis saat melihat tariannya, dengan aroma magis dan kembang yang berserakan seakan-akan ia tengah bercengkrama dengan para kembang dan para dewi. Saat itu kota seribu bintang, tengah hujan gerimis dengan beberapa gelegar halilintar.

Flashback sehabis hujan, dipelataran maret 2012