happiness and grief


A little boy wanted to test his grandfather who he says was never wrong. She caught a butterfly in her grandfather and asks “does a butterfly hands me this dead or alive?” When his grandfather died, he responsibility will remove but if Grandpa for life he would squeeze to death.

The child is happy because felt he would defeat his grandfather, but the grandfather replied:
“Son, living dead butterflies were in your hand.”

The Moral  Teaching Point is:

Likewise our lives. Want to grieve or happy?
Mourn for life or be thankful all the time?
Keep this life is a series of choices.
And choice in our hands. …
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………. ID Version

Seorang anak kecil ingin mencobai kakeknya yang katanya tidak pernah salah. Dia tangkap seekor kupu-kupu dan bertanya pada kakeknya “apakah kupu-kupu ditangan saya ini mati atau hidup ?” Kalau kakeknya jawab mati, dia akan lepaskan tetapi kalau kakek jawab hidup dia akan pencet sampai mati.

Si anak senang karena merasa dia akan mengalahkan kakeknya, tapi kakek menjawab :
“Nak, hidup mati kupu-kupu itu ada di tanganmu. ”

Essensi nya adalah : 
Demikian juga hidup kita ini. Mau berduka atau bersuka?
Meratapi hidup atau bersyukur senantiasa?
Hidup ini tetap adalah serangkaian pilihan.
Dan pilihan di tangan kita ….

 

Advertisements

Kontemplasi April 2012


Kesepian itu hanya tamu, sebagaimana tamu2 yang lain; cinta, bahagia, sedih, luka, stress, penat, jengah, maupun rasa yang meluap-luap. Perlakukan mereka dengan sederhana, sebagaimana adannya kita.

Capek itu nggak usah dirasain, tapi dijalani dan dinikmati. Pasti rasanya akan lebih mak nyuss…buktiin aja, termasuk kesepian & kebosanan

kalau memang orang yang kita cintai itu bahagia atas apa yang ia pilih dan jalani, ya lepasin aja. Toh dengan melepaskan sesuatu kita, tidak akan pernah kehilangan apapun

Itu emang berat bagi orang yang memahami cinta/hidup hanya hitam & putih. Tuhan aja dalam kita sucinya, tidak pernah memkasakan hambanya untuk ikut ke jalannya kok

Tapi kebanyakan manusia sering memaksakan diri dan orang lain atas nama cinta-kasih sayang dan entah apapun lagi, hadewwwh.

Tuhan memberikan kebebasan kepada setiap hambanya untuk menemukan diriNya.

Jogja, 16 April 2012

KESENDIRIAN


Kesendirian adalah salah satu pengalaman hidup yang paling menyedihkan. Tanpa sahabat yang mendampingi membuat kita kecil hati dan mengalami perasaan terasing. Akan terasa lebih sukar lagi bila situasi sulit ini datang dan tak seorangpun yang mau menolong atau memberi semangat pada kita…

Kadang situasi ini terus berjalan dan seakan-akan tidak pernah berhenti. Saat seperti inilah kita memerlukan kekuatan untuk bertahan.

Terkadang situasi ini terbentuk dgn sendirinya , bisa juga terbentuk melalui pihak lain yg mmg sengaja ingin menyakiti kita.

Karena kesendirian itu sesungguhnya menjadi kesempatan yang sangat baik untuk membangun karakter yang teruji dalam diri kita, melatih kita untuk selalu Mandiri dan hanya bergantung kepada-Nya ( apapun Agama & Kepercayaan anda ) .

Ketika kita benar-benar sendiri dan orang lain tidak peduli atau tidak mau menolong,maka disaat itulah kita ini Benar2 diuji oleh Keadaan .

Jika kita Lolos dari Ujian itu maka disitulah kita akan merasakan Hasil dari jerih payah kita .
====