Tuhan….Menarilah Bersamaku Hari Ini


Menari-nari diatas jelaga awan, dengan seribu sayap dengan beribu bintang dengan berjutaan galaksi dan berjuta tak terhingga para malaikat dan bidadari suci…


Ah…aku terbang dan ektase dalam segala deru nafas dan alunan suara para bidadari galaksi …

hembusan oksigen yang masuk dalam setiap pori-pori , pembuluh darahku, dan masuk dislea-sela ganglion otakku. Aku merasa terangkat..tercerahkan dan menyublim bersama alam semesta.
Aku ingin menari bersama jalaludin rumi, hingga berputar-putar ke segala penjuru rasi bintang dan gemintang, dengan kibaran ruh dan energy yang tiada habis.
Tuhan….aku memanggil kehadiranmu ditengah-tengahku,dalam segala titik kosong keheningan dan ramai sublime sang waktu. Tuhan….menarilah bersamaku hari ini, hingga semesta raya merengkuh dan menyelimutiku dalam haru biru bahagia dan kebahagiaan hakikat.


Tuhan…bercintalah denganku mala mini, hingga segala cinta..segala indah..segala warna-warni dari aurora hingga cahaya selatan menjadi lentera yang memandu jalanku, untuk menjadi satu dalam setap warna, dalam segala setiap satu & segala.
Bukalah jiwaku, belailah nafasku dengan segala ketidakteraturan dan keteraturan yang syahdu. Hingga jiwaku bergetar hebat, tubuhku menghangat dipeluk oleh para bidadari syurga dan alam semesta, jiwa ini seakan-akan adalah dirimu sendiri dan alam semesta.

Aku merasa….terbang dan tercerahkan.

………………………………

Siang yang indah, ditemani dua bidadari cantik yang memelukku hangat, terimakasih…

suatu hari ditahun 2012, Jogjakarta —kota para bidadari–

Comments are closed.