Kartini Itu Sexy


Kalimat diatas adalah sempat terlintas tadi siang , ketika sedang ngobrol bebas ama teman-teman sekantor.  Uhm, ramai perdebatan (saat-saat ini) ketika kartini senantiasa disandingkan dengan arti emansipasi ataupun kesetaraan, yang mana 2 hal diatas seringkali dikonotasikan dengan kebebasan/feminism ataupun kesetaraan kental dengan liberalism pemikiran.

Namun, menjadi sangat ‘sexy’ ketika, sosok Ibu Kita Kartini dinilai sexy sebagaimana kalimat diatas. Kenapa, aku memahami bahwa substansi cita-cita kartini, adalah adanya ekspektasi sederhana bahwa perempuan-perempuan Indonesia menjadi perempuan sebagaimana yang beliau lihat dan saksikan perkembangan wanita pada era masa itu.

Sosok perempuan Indonesia yang, cerdas cendekia, tangguh secara sikap & prinsip serta mempunyai jiwa-jiwa pejuang (atas nama apapun yang diyakininya serta atas apa yang ia cintai🙂

Seorang perempuan yang tidak cengeng ketika menghadapi perubahan dan warna-warni kehidupan, namun seorang perempuan yang senantiasa ‘melek kahanan’ memahami dan mampu membaca dengan kebijaksanaan khas bawaan perempuan, yang keibuan-welas asih-kinasih dan tentu saja penuh dengan rasa cinta dan mengayomi.

Sosok perempuan yang mempunyai kesejajaran denan laki-laki dalam hal, keilmuan-pengetahuan serta akses atas perkembangan informasi dan pengetahuan. Sehingga yang kemudian terjadi adalah manusia-manusia perempuan (sebagaimana layaknya laki-laki) ikut mewarnai dunia dengan segala warna-warnanya,sehingga dunia senantiasa teduh dan comfortable untuk setiap orang yang berada disana.

 

Dan ketika kemudian aku memahami,bahwasannya perempuan Indonesia yang di cita-citakan oleh seorang Kartini adalah sosok perempuan yang mempunyai nilai-nilai cendekia-egaliter-emansipatoris-dan transendental. Sehingga harapan adannya konsistensi keberpihakan generasi perempuan Indonesia atas peran secara kedirian, keluarga dan kebangsaan, menjadi tidak melambung diatas langit. Namun dengan pemikiran tersebut akan terlihat bahwa, perempuan-perempuan Indonesia akan semakin membumi/mengakar sesuai dengan hak azasi setiap manusia namun tidak melupakan perannya sebagai Ibu dari sebuah peradaban.

Nah, disinilah saya mengatakan bahwa pemikiran Kartini itu sexy. Dan pemikiran-pemikiran anti kemapanan serta visioner ini juga muncul dari sosok pejuang perempuan Atjeh, Laksamana Keumalahayati tepatnya pada akhir abad ke-XV. Selamat Hari Perempuan Indonesia, bersama  dengan tulisan ini saya berdoa semoga perempuan-perempuan Indonesia semakin menjadi sosok yang tak gentar menghadapi kehidupan, senantisa cerdas mambaca warna-warna zaman, semakin bijaksana (karena Indonesia, sungguh kehilangan hal ini), semakin santun bersikap dan melangkah (dengan hal ini Indonesia, semakin lebih beradab diantara carut marut norma & etika), semakin Indonesia banget dengan nilai-nilai kearifannya & jangan cengeng menghadapi dunia. Let’s get rockin🙂

2 responses to “Kartini Itu Sexy

  1. Hello, setahu saya kata “sexy” dalam bahasa Inggris mengacu pada ketertarikan lawan jenis pada fisik seorang laki-laki atau perempuan. Dan setahu saya Kartini tidak pernah berpakaian “sexy” secara harafiah.

    Saya mengerti yang anda maksudkan tentang “sexy” disini. Namun, “inspiring” lebih tepat menurut saya. Apa yang ia pikirkan dan ucapkan, tulisannya di koran Belanda mengubah cara-pandang masyarakat Belanda terhadap pribumi.

    Selamat Hari Kartini.

    • 🙂 definisi sexy dalam arti makna akan sangat banyak kok, sama halnya ketika saya bilang bahwa seseorang yangberambut ikal itu sexy, atau sama halnya ketika ketika saya ditanya tentang perempuan sexy itu seperti apa. Nah jawabannya sebagaimana apa yang saya tuliskan diatas tuh🙂

      Iya terimakasih, selamat hari Kartini [ Hari Perempuan Indonesia ]