Logika hati (The Logic of the Heart)


Sumber : unknown

Kebanyakan orang mungkin menganggap bahwa logika hanya dimiliki secara de facto dan de jure oleh otak serta awalnya hanya merupakan renungan personal tanpa adanya dukungan teori canggih. Nah akhirnya hari ini aku nyari teori-teori pendukungnya..:D:D:D:D

Sedikit mengutip dari buku yang habis aku baca barusan, karya pemikiran Blaise Pascal yang kemudian diterbitkan dalam sebuah buku dan disusun oleh James R Peters, LOGIC OF THE HEART: AUGUSTINE, PASCAL, AND THE RATIONALITY OF FAITH.

“This work is a unique exercise in philosophical apologetics and an ambitious project to restore passionate reason to Christianity. To accomplish his aim, the author carefully mines and analyzes the thought of Augustine and Blaise Pascal. Even more interesting, Peters employs the writings of skeptic David Hume as a backdrop and a tool to show the importance of harmonizing the head and the heart in matters of faith. Peters ultimately finds the balance between the Enlightenments overemphasis and reliance on human autonomy and reason alone and postmodernisms espousal of the creation of reality and interpretive freedom: the proper use of reason–guided by the human heart–truly locates and embeds humans in the world and helps them to live wisely. As a comparative study, The Logic of the Heart is appropriate for seminary and graduate school professors and students. The book is also accessible to upper-level undergraduate students in epistemology, philosophical theology, and the philosophy of religion.”

Adalah Blaise Pascal yang mengatakan “The heart has arguments with which the logic of mind is not aquainted” , filsuf yang juga terkenal dengan hukum matematikanya, yang pertama kali melontarkan pendapatnya tentang hati.  Katanya, hati punya logika sendiri yang mungkin tidak bisa dimengerti oleh otak.

Maksudnya adalah bahwa otak juga punya logika, tapi hati juga punya logika dan disitulah seninya: mana yang lebih dominan, otak ataukah hati? Pantas jika manusia sampai punya begitu banyak persoalan.  Seandainya semua orang mengedepankan logika otak, hidup jadi gampang.  Nyatanya, tidak selalu begitu.

Nyatanya, hidup tidak selalu gampang. Dua orang yang saling menyayangi memilih tidak menikah dan dua orang yang sudah tidak saling menyayangi memilih tidak bercerai.  Di atas kertas, hitungannya pakai logika otak. Dalam pelaksanaannya, hati ternyata ikut campur juga.

Jadi ingat nih lagu jadul miliknya Ebiet G. Ade:

Mengapa aku mesti duduk di sini

Sedang kau tepat di depanku

Mestinya kuberdiri berjalan ke depanmu

Kutatap dan kunikmati wajahmu

Atau kuisyaratkan cinta

Tapi semua tak kulakukan

Kata orang cinta mesti berkorban.

Logikanya otak terbelenggu oleh logikanya hati? Ataukah karena Ebiet tidak lebih dari seorang pengecut?
logika beraliran naturalis sedangkan hati beraliran surealis, kadang juga hati juga beraliran ekspresionis
saat kenyataan dan mimpi digabungkan ada unsur emosional yang terlukis.

Hatiku dimana??🙂 yang jelas logika hati dan logika pikiran punya impact yang berbeda sama halnya bahasa verbal dan nonverbal sama halnya juga natural dan supranatural.

Tubuh mempunyai jiwa walaupun dia tidak punya kuasa, sedangkan otak punya logika hingga ia bisa berkuasa, dan jiwa punya rasa dan logika, maka inipula yang kemudian menjadikan setiap batas dari diri kita adalah sangat tipis. Antara nafsu dan cinta itu tipis kan? iman dan dosa itu tipis bukan? dan dialog yang “membebaskan” antara jiwa dan pikiran, akan bermuara pada sebuah kebijaksanaan, karena ia dilahirkan dari perkawinan antara hati nurani dan akal sehat.

Semakin kita mengenal diri kita dengan baik, semakin kita bersetubuh dengan kediriaan dengan sabar dan tulus, maka bukan hal yang tidak mungkin jika pikiran, tubuh, dan jiwa menyatu dalam jubah yang berpautan, karena kita adalah satu.

Notes.

Ternyata ada pemikiran dari orang besar yang menjustifikasi pikiranku yak, xaxaxaxaxaxa

Referensi.

6 responses to “Logika hati (The Logic of the Heart)

  1. Ternyata banyak hal yang sangat deket dengan kita, yang tak terjamah ya. Uhm, thanks gie:) nice thread. Love u

  2. Manis sekali kak, woaaa….inspirasi lagi nih dari kakakku yang cakep dan so cwiit😀 Ohya masih ingat ‘Atjeh Loen Sayang’ dong kak?hayo loe…

    • Hehe gimana nad kabarnya?halah cuman gitu aja kok. Atjeh?masih inget donk, tapi beberapa kosakata banyak yang lupa nih. Ah, kangen kapan lagi bisa kesana….tapi hehe…mahal juga tiket pesawatnya je.