Tentang Hati Nurani & Akal Sehat


Malaysia dan Arab Saudi, satunya adalah negara yang mengaku serumpun, setali dan sahabat dengan Indonesia serta satunya adalah negara yang mengaku sebagai penjaga kota suci,Makkah. Hal yang menarik adalah, ada banyaknya catatan kasus kekerasan terhadap pekerja Indonesia (dan yang sering menjadi korban adalah para wanita), mengapa dua negara ini banyak sekali mempunyai catatan kekerasan?padahal mereka sebagian besar adalah pemeluk agama kasih sayang.

 

Ternyata orang-orang yang berdekatan dengan tanah suci, tidak serta merta menjadikan diri mereka insaf, minimal sebagai pemeluk agama kasih sayang,mereka mempunyai hati nurani dan akal sehat yang keduanya merupakan manifestasi dari apa yanag diajarkan Tuhan melalui rasulnya (profetisme). Dari kasus kekerasan ini memang pantas kiranya,ketika kita harus menilik ulang kembali antara budaya Islam dan budaya Arab, yang jelas sikap Jahiliyahmasih berasa pada bangsa besar itu, toh kasus kekerasan ini tidak hanya dalam hitungan jari saja.Ternyata, negara yang mengaku serumpun dan sahat dengan kitapun, menunjukkan hal yang sama,kekejaman, mungkin itu adalah bahasa yang sangat dekat dengan keseharian mereka, tak lebih. Lantas apa yang membedakan manusia yang terkadang dikotak-kotakkan menurut keyakinan mereka alias beragama dengan manusia yang berada dalam area greyscale atapun secara berani mengatakan Tuhanku adalah diriku,agamaku adalah keyakinanku?

 

Ternyata, banyak dari kita yang mengaku beragama namun ternyata tidak mempuyai Tuhan. Karena ketika kita mempunyai Tuhan,maka kita akan merepresentasikan kekuatan-kekuatan DiriNya dalam diri kita, sekali lagi itu adalah hati nurani dan akal sehat, dua hal yang merupakan pengejawantahan atas sikap dan pemikiran, open mind, open heart, open eyes, toh tidak ada yang lebih agung dari kesemua ajaran yang diajarkan oleh agama-agama yang pernah ada, selain dari kasih sayang,kehormatan dan cinta.

 

 

Beruntunglah bagi mereka yang masih mempunyai hati nurani danakal sehat,apapun keyakinanmu.

Comments are closed.